Unit regulasi SGX meningkatkan aturan tentang auditor setelah adanya kritik pasar

Unit regulasi SGX meningkatkan aturan tentang auditor setelah adanya kritik pasar

[ad_1]

SINGAPURA: Unit regulasi Bursa Singapura akan meningkatkan persyaratan auditor dan penilai dalam urusan mereka dengan perusahaan tercatat, dan standar laporan penilaian, seperti memperkenalkan rezim peraturan untuk perilaku auditor.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa (12 Januari), CEO Peraturan Bursa Singapura (SGX RegCo) Tan Boon Gin mengatakan perubahan aturan terbaru meningkatkan standar yang dibutuhkan auditor dan penilai properti dalam berurusan dengan perusahaan yang terdaftar.

Langkah tersebut mengikuti kritik pasar yang dihadapi oleh SGX RegCo, regulator pasar modal garis depan negara kota, atas penanganan penyimpangan akuntansi di beberapa perusahaan terdaftar.

Perubahan utama pada aturan pencatatan adalah: Rezim peraturan untuk perilaku auditor, keadaan untuk penunjukan langsung auditor tambahan, kualifikasi penilai properti, dan standar untuk pelaporan penilaian properti.

Perubahan tersebut berlaku pada 12 Februari.

BACA: Komentar – Tantangan yang dihadapi Bursa Singapura bukan bernama COVID-19

Semua emiten utama sekarang harus menunjuk auditor yang terdaftar di Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) untuk melakukan audit hukum mereka, kata SGX dalam siaran pers.

Mengikuti persyaratan baru ini, audit yang dilakukan untuk semua emiten utama terdaftar akan secara efektif tunduk pada pengawasan peraturan ACRA.

SGX RegCo saat ini dapat menjalankan kewenangan administratif untuk meminta emiten menunjuk profesional independen serta auditor khusus untuk tujuan tertentu. Di bawah aturan yang disempurnakan, kekuasaan administratif SGX RegCo akan diperluas untuk mencakup persyaratan penunjukan auditor kedua.

“SGX RegCo akan menggunakan kewenangan tersebut hanya dalam keadaan luar biasa, sebagai contoh jika SGX RegCo yakin bahwa kemungkinan salah saji dalam laporan keuangan tersebar luas namun tidak dibuktikan oleh opini auditor yang sedang menjabat, dan kekhawatiran tersebut tidak dapat ditangani oleh auditor khusus,” kata SGX.

BACA: Komentar – SGX melihat booming dalam investasi ritel. Tapi bisakah itu bertahan?

SGX RegCo juga akan mewajibkan penilai properti memiliki setidaknya lima tahun pengalaman praktis yang relevan dalam menilai properti di industri dan area yang serupa dengan properti yang akan dinilai.

Penilai properti Singapura harus menjadi anggota Singapore Institute of Surveyor and Valuers sedangkan penilai properti luar negeri harus menjadi anggota, atau diberi wewenang oleh, badan atau otoritas profesional yang relevan.

Penilaian untuk properti Singapura harus disiapkan sesuai dengan standar Lembaga Surveyor dan Penilai Singapura, sedangkan properti luar negeri harus memiliki penilaian yang disiapkan sesuai dengan standar domestik atau Standar Penilaian Internasional.

Ringkasan laporan penilaian properti akan diperlukan untuk transaksi penting seperti saat IPO untuk perusahaan atau pengembang investasi properti, perwalian bisnis atau REITS, atau dalam transaksi orang yang berkepentingan yang melibatkan pembelian atau penjualan properti.

Dipublikasikan Oleh : Keluaran HK

Bisnis