Trump mendukung larangan investasi AS di China

Trump mendukung larangan investasi AS di China


WASHINGTON: Presiden Donald Trump telah menandatangani perintah yang memperkuat larangan investasi AS di perusahaan militer China pada bulan November, kata Gedung Putih pada Rabu (13 Januari), membatasi akses China ke pasar modal AS beberapa hari sebelum dia meninggalkan kantor.

Di bawah arahan yang diamandemen, pada 11 November 2021, investor AS akan diminta untuk sepenuhnya melepaskan kepemilikan mereka atas sekuritas perusahaan yang ditunjuk oleh Departemen Pertahanan sebagai dimiliki atau dikendalikan oleh militer China.

Perubahan tersebut memperluas cakupan perintah eksekutif November awal, yang awalnya hanya membatasi investor AS untuk membeli sekuritas tersebut pada tanggal tersebut.

“Perintah eksekutif hari ini memastikan bahwa Amerika Serikat mempertahankan alat utama untuk melindungi investor AS dari mendanai modernisasi militer China,” kata seorang pejabat senior pemerintah kepada Reuters.

Perintah eksekutif itu adalah bagian dari upaya Trump untuk memperkuat warisannya yang keras di China di hari-hari kepresidenannya yang semakin berkurang. Mereka juga berusaha untuk memberikan gigi pada undang-undang 1999 yang menugaskan Departemen Pertahanan untuk menyusun daftar perusahaan China yang diyakini dimiliki atau dikendalikan oleh militer China.

Di antara 35 perusahaan yang sejauh ini masuk daftar hitam DOD adalah pembuat chip China SMIC dan raksasa minyak CNOOC. Tetapi Reuters dan outlet lain melaporkan sebelumnya pada hari Rabu bahwa pemerintah telah membatalkan rencana untuk memasukkan raksasa teknologi Alibaba, Baidu dan Tencent ke dalam daftar hitam.

Kedutaan Besar China di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Dipublikasikan Oleh : Lagutogel

Dunia