Serangan Israel di Suriah membunuh 23: Pantau

Serangan Israel di Suriah membunuh 23: Pantau

[ad_1]

BEIRUT: Serangan malam Israel yang menargetkan depot senjata dan posisi militer di Suriah timur menewaskan sedikitnya tujuh tentara Suriah dan 16 pejuang sekutu, dalam serangan paling mematikan sejak 2018, kata pengawas perang, Rabu (13 Januari).

Angkatan udara Israel melakukan lebih dari 18 serangan terhadap beberapa sasaran di daerah yang membentang dari kota timur Deir Ezzor hingga perbatasan Irak, kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Penggerebekan itu menewaskan tujuh tentara Suriah dan 16 pejuang milisi non-Suriah yang kewarganegaraannya tidak segera diketahui, kata kelompok pemantau yang berbasis di Inggris.

Paramiliter yang tergabung dalam gerakan Hizbullah Lebanon dan Brigade Fatimiyah, yang terdiri dari pejuang Afghanistan pro-Iran, beroperasi di wilayah tersebut, kata Observatorium.

Penggerebekan tersebut juga melukai 28 tentara dan anggota milisi, beberapa di antaranya kritis.

Militer Israel tidak segera berkomentar.

Kepala observatorium Rami Abdul Rahman menyebut serangan Israel “paling mematikan sejak Juni 2018” ketika serangan di wilayah yang sama menewaskan sedikitnya 55 pejuang pro-pemerintah, termasuk warga Irak dan juga warga Suriah.

Pada November, serangan serupa di Suriah timur menewaskan sedikitnya 19 pejuang milisi pro-Iran, kata pemantau itu.

Kantor berita negara Suriah SANA melaporkan serangan terbaru itu tetapi memberikan sedikit rincian.

“Pada pukul 1:10 pagi (2310 GMT Selasa), musuh Israel melakukan serangan udara di kota Deir Ezzor dan wilayah Albu Kamal,” kata SANA, mengutip sumber militer.

“Hasil agresi saat ini sedang diverifikasi,” tambahnya.

Itu adalah gelombang kedua serangan Israel di Suriah dalam waktu kurang dari seminggu.

Serangan terakhir pada 7 Januari menargetkan posisi di Suriah selatan dan di pinggiran selatan ibu kota Damaskus, menewaskan tiga pejuang pro-Iran.

Israel secara rutin melakukan serangan di Suriah, sebagian besar terhadap target yang terkait dengan Iran dalam apa yang dikatakannya sebagai upaya untuk mencegah musuh bebuyutannya mengkonsolidasikan pijakan di perbatasan utara.

Israel mencapai sekitar 50 target di Suriah pada tahun 2020, menurut laporan tahunan yang dirilis pada akhir Desember oleh militer Israel.

Israel telah melakukan ratusan serangan udara dan rudal di Suriah sejak perang saudara meletus pada 2011, menargetkan pasukan Hizbullah Iran dan Lebanon serta pasukan pemerintah Suriah.

Israel jarang mengakui serangan individu tetapi telah melakukannya ketika menanggapi apa yang digambarkannya sebagai agresi di dalam wilayah Israel.

Perang di Suriah telah menewaskan lebih dari 380.000 orang dan jutaan lainnya mengungsi sejak meletus setelah penindasan brutal terhadap protes anti-pemerintah.

Dipublikasikan Oleh : Lagutogel

Dunia