Seorang pria ditangkap di Mong Kok saat aktivis menyerukan boikot aplikasi Covid-19 pemerintah Hong Kong


Polisi menangkap seorang pria di Mong Kok pada Minggu sore, ketika dua kelompok aktivis mengadakan bilik jalan yang menyerukan boikot aplikasi pelacakan kontak Covid-19 milik pemerintah.

Seorang pria berusia 29 tahun telah ditangkap oleh polisi. Foto: Aliansi Karyawan Otoritas Rumah Sakit melalui Facebook.

Kelompok aktivis Mahasiswa Cendekia dan Aliansi Karyawan Otoritas Rumah Sakit (HAEA) mengadakan bilik jalan yang menyerukan boikot aplikasi LeaveHomeSafe atas kekhawatiran meningkatnya pengawasan pemerintah dengan dalih pelacakan kontak pandemi.

Pengunjung diundang untuk menggunakan aplikasi seluler LeaveHomeSafe milik pemerintah untuk mendaftarkan kunjungan mereka ke restoran dan tempat lain untuk tujuan pelacakan kontak Covid-19. Tetapi ada kekhawatiran tentang masalah privasi dan pengawasan seputar aplikasi, yang menyebabkan banyak orang memilih keluar dan menyerahkan rincian mereka di atas kertas. Pemerintah telah menolak panggilan untuk membuat kode sumber aplikasi tersedia untuk menunjukkan data yang telah dikumpulkannya tetapi telah menyatakan bahwa aplikasi tersebut mematuhi aturan privasi.

Selina Cheng adalah jurnalis Hong Kong yang sebelumnya bekerja dengan HK01, Quartz dan AFP Beijing. Dia juga meliput Gerakan Payung untuk AP dan melaporkan untuk sebuah surat kabar di Prancis. Selina telah mempelajari pelaporan investigasi di Columbia Journalism School.

Tulisan lain dari Selina Cheng

Dipublikasikan Oleh : HK Prize