Presiden Indonesia Jokowi menerima dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac China

Presiden Indonesia Jokowi menerima dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac China

[ad_1]

JAKARTA: Presiden Indonesia Joko Widodo menerima dosis pertama CoronaVac Biotek Sinovac pada hari Rabu (13 Januari), menjadi orang pertama di negara yang divaksinasi.

Jokowi, demikian sapaan akrab Presiden, mendapat jab di Istana Kepresidenan Jakarta dalam sebuah acara yang disiarkan langsung oleh televisi nasional.

Di antara yang hadir adalah beberapa anggota kabinet, yang juga akan disuntik pada Rabu.

Pada hari Senin, Indonesia memberikan vaksin Sinovac persetujuan penggunaan darurat pertamanya di luar China, karena data sementara dari uji klinis tahap akhir yang dilakukan di negara tersebut menunjukkan tingkat kemanjurannya pada 65,3 persen.

CoronaVac dari Sinovac bekerja dengan menggunakan partikel virus yang dimatikan untuk mengekspos sistem kekebalan tubuh terhadap virus. Ini membutuhkan dua dosis agar efektif.

Dengan Mr Widodo menerima suntikan, program vaksinasi di Indonesia secara resmi dimulai.

Diperkirakan total 1,48 juta tenaga kesehatan akan diinokulasi mulai pekan ini. Lebih dari 560.000 orang diperkirakan akan divaksinasi pada bulan Januari, sedangkan 900.000 sisanya dijadwalkan untuk menerima suntikan pada bulan Februari.

Sebanyak 17,4 juta pejabat publik dalam kategori berisiko tinggi akan menjadi yang berikutnya.

BACA: Indonesia saat ini memiliki 1,2 juta dosis vaksin COVID-19. Apa berikutnya?

Pada Selasa, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan di parlemen bahwa 21,5 juta orang lanjut usia akan divaksinasi mulai April menggunakan vaksin dari Pfizer-BioNTech dan AstraZeneca, diikuti oleh pekerja berusia antara 18 dan 59 tahun.

Dengan lebih dari 840.000 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi dan 24.500 kematian, Indonesia adalah negara yang paling parah terkena dampak di Asia Tenggara.

Negara ini sejauh ini telah mengamankan lebih dari 300 juta dosis vaksin, yang mencakup setidaknya 125,5 juta dosis dari Sinovac, masing-masing 50 juta dosis dari Pfizer-BioNTech dan AstraZeneca, 54 juta dari COVAX dan 30 juta dari Novavax.

Ini menargetkan untuk menginokulasi lebih dari 180 juta orang dari lebih dari 260 juta populasinya untuk mencapai kekebalan kawanan.

TANDA TANDA INI: Cakupan komprehensif kami tentang wabah virus korona dan perkembangannya

Unduh aplikasi kami atau berlangganan saluran Telegram kami untuk pembaruan terkini tentang wabah virus corona: https://cna.asia/telegram

Dipublikasikan Oleh : Pengeluaran HK

Asia