Meksiko akan segera menyelesaikan proses persetujuan vaksin COVID-19 Sputnik

Meksiko akan segera menyelesaikan proses persetujuan vaksin COVID-19 Sputnik


MEXICO CITY: Otoritas kesehatan Meksiko akan segera membuat keputusan apakah akan mengizinkan vaksin Sputnik V COVID-19 Rusia setelah mendapatkan akses ke datanya, Wakil Menteri Kesehatan Hugo Lopez-Gatell mengatakan pada hari Selasa (12 Januari).

Lopez-Gatell mengatakan Presiden Andres Manuel Lopez Obrador telah menginstruksikan pihak berwenang untuk “melanjutkan dengan cepat” dalam proses tersebut.

“File tersebut telah ditinjau sejak akhir pekan oleh (regulator kesehatan) COFEPRIS dan segera akan ada keputusan mengenai otorisasi untuk penggunaan darurat, seperti yang terjadi dengan dua vaksin lainnya,” katanya pada konferensi pers reguler pemerintah.

Lopez-Gatell, tsar virus korona Meksiko, mengatakan pada Senin malam bahwa Meksiko sedang mempertimbangkan untuk memperoleh 24 juta dosis Sputnik V.

Meksiko telah mengizinkan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dengan BioNTech dan AstraZeneca.

Lopez-Gatell mengatakan dia bertemu dengan pejabat Rusia untuk membahas vaksin selama perjalanan minggu lalu ke Argentina, yang pemerintahnya telah mulai meluncurkan Sputnik V kepada petugas kesehatan.

Pejabat Meksiko memiliki akses ke “seluruh file ilmiah dan teknis” pada vaksin Rusia saat berada di Argentina, termasuk hasil uji klinis Fase III. Sebelumnya, Meksiko kesulitan mendapatkan informasi tentang Sputnik V, yang memicu masalah keamanan, tambah Lopez-Gatell.

“Ini adalah vaksin yang memiliki kapasitas dan khasiat yang sama dengan vaksin lain yang telah disahkan,” ujarnya.

Sementara Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), yang telah mendanai Sputnik V, memiliki kesepakatan dengan banyak negara untuk memasok jutaan dosis, hanya sekitar 1,5 juta dosis vaksin yang telah diluncurkan di dalam negeri.

RDIF mengatakan pihaknya berencana untuk mengandalkan mitra manufaktur di China, India, Korea Selatan, dan tempat lain untuk memenuhi kesepakatan pasokan internasional utamanya.

Pengiriman hampir 440.000 dosis vaksin Pfizer tiba di Meksiko pada hari Selasa, pengiriman terbesar yang belum sampai ke negara itu dan merupakan langkah kunci menuju tujuan pemerintah untuk menyelesaikan vaksinasi petugas kesehatan bulan ini.

Meksiko pada Februari bisa mulai menerima batch vaksin yang dibuat oleh perusahaan China CanSino Biologics, kata Lopez-Gatell.

TANDA TANDA INI: Cakupan komprehensif kami tentang wabah virus korona dan perkembangannya

Unduh aplikasi kami atau berlangganan saluran Telegram kami untuk pembaruan terkini tentang wabah virus corona: https://cna.asia/telegram

Dipublikasikan Oleh : Lagutogel

Dunia