Mantan juara renang Olimpiade Keller bagian dari pengepungan Capitol AS: Laporan

Mantan juara renang Olimpiade Keller bagian dari pengepungan Capitol AS: Laporan

[ad_1]

WASHINGTON: Klete Keller dari Amerika, yang memenangkan dua medali emas Olimpiade sebagai rekan setim estafet Michael Phelps, diidentifikasi sebagai salah satu pendukung Donald Trump yang menyerbu Capitol AS minggu lalu, menurut beberapa laporan.

Situs berita renang SwimSwam mengatakan dalam sebuah laporan bahwa setidaknya selusin orang dalam olahraga mengidentifikasi pria menjulang yang mengenakan jaket tim Olimpiade AS di dalam gedung sebagai Keller setelah meninjau video dan tangkapan layar kerusuhan.

USA Swimming tidak menanggapi ketika ditanya apakah mereka dapat mengonfirmasi apakah Keller adalah bagian dari kerumunan yang memasuki kompleks legislatif ketika anggota parlemen mulai mengesahkan kemenangan pemilihan 3 November dari Demokrat Joe Biden atas Trump.

Upaya untuk menghubungi Keller tidak berhasil.

Seorang wanita yang menjawab telepon untuk agen real estate yang berbasis di Colorado dan Ohio tempat Keller bekerja mengatakan kepada Reuters, “kami tidak mengomentari apa pun saat ini” dan kemudian menutup telepon.

Dalam salah satu video, yang diambil oleh seorang reporter dari outlet berita konservatif Townhall, seorang pria yang diidentifikasi sebagai Keller terlihat di antara kerumunan yang berusaha didorong oleh petugas polisi ke pintu keluar Capitol AS.

Keller adalah peraih medali Olimpiade lima kali yang menahan pemain hebat Australia Ian Thorpe pada cabang jangkar estafet gaya bebas 4x200m di Olimpiade Athena 2004 untuk memenangkan emas bagi Amerika Serikat.

Swimming World juga mengatakan telah dikonfirmasi dengan sumber bahwa Keller terlihat di Capitol AS dan menambahkan bahwa video tersebut tidak menunjukkan adanya kekerasan dari pihak pria berusia 38 tahun itu.

Menurut New York Times, Keller telah menghapus akun media sosialnya, beberapa di antaranya menurut publikasi telah menyertakan aliran pesan pro-Trump dalam beberapa tahun terakhir.

Trump mendesak ribuan pendukungnya untuk berbaris di Capitol Rabu lalu, memicu kekacauan di mana kerumunan orang melanggar gedung dan memaksa senat AS dan Dewan Perwakilan dievakuasi.

Lima orang, termasuk seorang petugas polisi, tewas akibat amukan itu.

Dipublikasikan Oleh : Lagutogel

Sports