Korban longsor di Indonesia meningkat menjadi 21 saat regu penyelamat mencari yang hilang

Korban longsor di Indonesia meningkat menjadi 21 saat regu penyelamat mencari yang hilang

[ad_1]

JAKARTA: Tim penyelamat Indonesia menggali lumpur pada Rabu (13 Januari) ketika mereka bergegas untuk menemukan korban dari tanah longsor akhir pekan yang disebabkan oleh hujan lebat, saat jumlah korban tewas meningkat menjadi 21 dan 19 orang lainnya dinyatakan hilang.

Tanah longsor melanda desa Sumedang di Jawa Barat Sabtu malam, diikuti beberapa jam kemudian oleh sedetik yang menelan tim penyelamat yang menggali korban.

Jumlah korban tewas hampir dua kali lipat dari 11 kematian yang dilaporkan pada hari Minggu.

Dan 19 warga masih hilang, termasuk setengah lusin anak-anak, tetapi kemungkinan menemukan mereka masih hidup sangat kecil, kata juru bicara Badan Penyelamatan Bandung Seni Wulandari.

“Kami masih meningkatkan upaya untuk menemukan mayat mereka,” tambahnya.

Tanah longsor yang fatal dan banjir bandang sering terjadi di seluruh kepulauan Indonesia, di mana curah hujan musiman sering terjadi dan tanpa henti.

Pada September tahun lalu, sedikitnya 11 orang tewas akibat longsor di Pulau Kalimantan, sementara beberapa bulan sebelumnya longsor di Sulawesi menewaskan puluhan orang.

Badan penanggulangan bencana di Indonesia memperkirakan bahwa 125 juta orang Indonesia – hampir setengah dari populasi negara – tinggal di daerah yang berisiko longsor.

Dipublikasikan Oleh : Pengeluaran HK

Asia