Kapal penyelamat dari Singapura dan Malaysia tiba di Bali untuk membantu pencarian kapal selam yang hilang


BALI: Kapal penyelamat kapal selam dari Singapura dan Malaysia diperkirakan tiba di Bali, Indonesia, untuk membantu pencarian KRI Nanggala 402 yang hilang akhir pekan ini.

Juru bicara militer Indonesia Mayjen Achmad Riad mengatakan pada Kamis (22/4) pagi bahwa Singapura mengirimkan MV Swift Rescue.

“Penyelamatan Swift diperkirakan tiba di lokasi pada 24 April,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Mega Bakti Malaysia, sementara itu, akan tiba pada Minggu.

BACA: Angkatan Laut Indonesia mencari kapal selam yang hilang dengan 53 penumpang; tumpahan minyak ditemukan di dekat posisi menyelam

KRI Nanggala 402 hilang pada Rabu dengan 53 orang di dalamnya saat mengikuti latihan torpedo di perairan Bali utara. Kontak dengan kapal hilang pada jam 4.30 pagi, setelah meminta izin untuk menyelam pada jam 3 pagi.

Kementerian mengatakan tumpahan minyak terlihat di dekat posisi menyelam pada pukul 7 pagi waktu Indonesia Barat, dan dua kapal angkatan laut dengan kemampuan sonar telah dikerahkan untuk membantu pencarian.

Negara-negara lain yang telah menawarkan bantuan penyelamatan termasuk Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Turki, India, Rusia dan Australia, kata Riad pada hari Kamis.

Dipublikasikan Oleh : Pengeluaran HK