Iran mengatakan kepada Korea Selatan untuk tidak mempolitisasi kapal yang disita, menuntut pencairan dana

Iran mengatakan kepada Korea Selatan untuk tidak mempolitisasi kapal yang disita, menuntut pencairan dana

[ad_1]

DUBAI: Iran mengatakan pada Minggu (10 Januari) bahwa Korea Selatan harus menghindari politisasi penyitaan kapalnya oleh Pengawal Revolusi Iran di Teluk, media pemerintah Iran melaporkan, sambil menekan Seoul untuk melepaskan dana US $ 7 miliar yang dibekukan di tengah sanksi AS.

Wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Choi Jong-kun, tiba di Teheran pada hari Minggu untuk membahas pelepasan MT Hankuk Chemi berbendera Korea Selatan, yang disita oleh Pengawal pada hari Senin di dekat Selat strategis Hormuz.

Iran membantah tuduhan bahwa penyitaan kapal tanker itu dan 20 awaknya sama dengan penyanderaan, dan mengatakan bahwa Seoullah yang “menyandera” dana Iran.

Kapal tanker berbendera Korea Selatan disita oleh Iran

Tangkapan layar yang diambil 4 Januari 2021 dari Refinitiv Eikon menunjukkan lokasi kapal tanker berbendera Korea Selatan yang disita oleh Korps Pengawal Revolusi Iran di Teluk. REFINITIV EIKON melalui REUTERS

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan kepada Choi Korea Selatan bahwa Seoul “harus menahan diri dari mempolitisasi masalah dan propaganda sia-sia dan membiarkan proses hukum dilanjutkan”, TV pemerintah Iran melaporkan.

Juru bicara pemerintah Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa kapal itu disita berdasarkan perintah pengadilan Iran untuk “pencemaran lingkungan”.

Namun, operator kapal yang berbasis di Busan, Taikun Shipping., Mengatakan kepada Reuters bahwa tidak ada indikasi sebelum penyitaan kapal bahwa pihak berwenang Iran sedang menyelidiki kemungkinan pelanggaran aturan lingkungan.

“Selama sekitar dua setengah tahun, bank-bank Korea Selatan telah membekukan dana Iran … itu tidak dapat diterima … Dalam pandangan kami, ini lebih karena kurangnya kemauan politik Seoul (untuk menyelesaikan masalah) daripada sanksi AS. , “kantor berita semi-resmi Fars mengutip perkataan Araqchi.

Kapal tangki kimia HANKUK CHEMI terlihat di St. Catharines, Ontario

Kapal tanker kimia HANKUK CHEMI yang secara resmi disebut CHEMTRANS MABUHAY terlihat di St. Catharines, Ontario, Kanada 24 Juli 2011, dalam gambar diam yang diperoleh dari media sosial ini. Shiphotos … oleh Paul Beesley / via REUTERS

Amerika Serikat memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran pada 2018 setelah Presiden Donald Trump menarik Washington dari kesepakatan nuklir Teheran 2015 dengan enam negara besar. Berdasarkan kesepakatan itu, Iran telah setuju untuk mengekang pekerjaan nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi.

Iran telah membalas dengan melewati batasan kesepakatan selangkah demi selangkah. Dalam sebuah langkah yang dapat mempersulit upaya Presiden terpilih AS Joe Biden untuk bergabung kembali dengan kesepakatan itu, Teheran mengatakan pada hari Senin pihaknya telah melanjutkan pengayaan uranium 20 persen di fasilitas nuklir bawah tanah Fordow.

Dipublikasikan Oleh : Lagutogel

Dunia