26 infeksi COVID-19 baru di Singapura, semuanya diimpor


SINGAPURA: Ada 26 kasus COVID-19 baru di Singapura pada siang hari Sabtu (6 Februari), kata Kementerian Kesehatan (MOH).

Semuanya adalah peti impor dan diberitahukan pada saat tinggal di rumah setibanya di Singapura.

Tidak ada kasus di masyarakat atau di asrama pekerja asing.

Rincian lebih lanjut akan diumumkan pada hari Sabtu nanti, kata Depkes.

PERATURAN PELANGGARAN COVID-19 KARYAWAN

Hampir 140 pengusaha ditemukan telah melakukan pelanggaran serius terhadap tindakan COVID-19 sejak Maret tahun lalu, Kementerian Tenaga Kerja mengatakan dalam sebuah posting Facebook pada hari Sabtu.

Akibatnya, mereka diperintahkan untuk menghentikan operasi.

Menyoroti risiko lanjutan penularan virus korona di tempat kerja, MOM mengatakan pihaknya telah meningkatkan penegakan tindakan manajemen yang aman di tempat kerja.

Kementerian juga mengatakan bahwa sejak penerapan langkah-langkah tersebut pada bulan Maret, telah memeriksa lebih dari 36.000 tempat kerja dan mengeluarkan denda kepada lebih dari 280 perusahaan.

BACA: Sekitar 140 perusahaan diperintahkan untuk menghentikan operasi di tempat kerja karena pelanggaran COVID-19 sejak Maret

TIDAK ADA LO-HEI, KUMPULAN TAHUN BARU CINA DI TEMPAT KERJA

Dalam posting Facebook hari Sabtu, MOM juga mengingatkan perusahaan bahwa menjelang musim perayaan, pertemuan sosial seperti lohei atau makan Tahun Baru Cina dilarang di tempat kerja berdasarkan peraturan saat ini.

“Perusahaan mungkin ingin mencari cara alternatif untuk menunjukkan apresiasinya, seperti melalui perayaan virtual atau paket perawatan,” kata kementerian.

Hingga pukul 12 siang pada hari Sabtu, Singapura telah melaporkan total 59.675 kasus COVID-19, dengan 29 kematian.

TANDA TANDA INI: Cakupan komprehensif kami tentang wabah virus korona dan perkembangannya

Unduh aplikasi kami atau berlangganan saluran Telegram kami untuk pembaruan terkini tentang wabah virus corona: https://cna.asia/telegram

Dipublikasikan Oleh : Togel Singapore