19 kasus COVID-19 baru di Singapura, semuanya diimpor


SINGAPURA: Ada 19 kasus COVID-19 baru di Singapura pada siang hari Selasa (2 Februari), kata Kementerian Kesehatan (MOH) dalam laporan harian pendahuluannya.

Semua infeksi baru diimpor dan diberitahukan pada saat tinggal di rumah atau diisolasi saat tiba di Singapura. Tidak ada kasus penularan lokal yang dilaporkan selama tiga hari berturut-turut.

Rincian kasus baru akan dirilis pada Selasa malam, kata Depkes.

ORANG YANG PERLU PERJALANAN HARUS MENUNGGU DIAKSINASI

Tidak ada yang bisa melewati antrian untuk vaksin COVID-19, bahkan mereka yang memiliki alasan yang sah untuk bepergian ke luar Singapura, Menteri Senior Negara Kesehatan Janil Puthucheary mengatakan pada hari Senin.

BACA: Singapura akan menangguhkan pengaturan jalur hijau timbal balik dengan Malaysia, Jerman dan Korea Selatan selama 3 bulan

Ini karena persediaan vaksin terbatas saat ini, kata Dr Puthucheary, yang berbicara di Parlemen setelah pertanyaan diajukan oleh Anggota Parlemen mengenai vaksinasi.

“Pada titik ini ketika persediaan vaksin terbatas, kami perlu memprioritaskan perawatan kesehatan dan pekerja garis depan serta manula untuk vaksinasi,” kata Dr Puthucheary.

“Karena itu kami tidak dapat memberikan vaksin saat ini kepada warga Singapura di luar kelompok ini dan meminta pengertian mereka.”

Ia mengatakan, opsi ini bisa dipertimbangkan bila ada kepastian yang lebih besar dalam pasokan vaksin Singapura.

Hingga Minggu, lebih dari 155.000 orang telah menggunakan dosis pertama vaksin Pfizer-BioNTech, dengan empat kasus anafilaksis yang dilaporkan, atau reaksi alergi parah yang muncul dengan cepat.

Keempat individu, berusia 20-an dan 30-an, mengalami ruam, sesak napas, bibir bengkak, tenggorokan sesak dan pusing, katanya.

Gejala itu “segera terdeteksi dan diobati” dan semuanya telah pulih, kata Dr Puthucheary.

Manfaat mendapatkan vaksinasi terus “jauh melebihi” risiko anafilaksis atau potensi kejadian buruk lainnya yang diketahui terkait dengan vaksinasi, tambahnya.

BACA: Komentar: Kami mungkin belum melihatnya. Tetapi vaksin COVID-19 akan membantu kita lebih cepat dari yang kita kira

BACA: Komentar: Vaksin telah oversold sebagai strategi keluar pandemi

Untuk meningkatkan program vaksinasi Singapura, semua 20 poliklinik di Singapura akan menawarkan vaksinasi COVID-19 mulai Selasa.

“Lebih banyak pusat vaksinasi akan didirikan selama beberapa minggu ke depan untuk memastikan bahwa setiap orang dapat dengan mudah menerima vaksinasi mereka,” kata Dr Puthucheary.

Pihak berwenang berencana untuk mendirikan sekitar 40 pusat vaksinasi dan masing-masing akan dapat memvaksinasi rata-rata sekitar 2.000 orang per hari, tambah Dr Puthucheary.

Hingga Selasa, Singapura telah melaporkan total 59.584 kasus COVID-19.

TANDA TANDA INI: Cakupan komprehensif kami tentang wabah virus korona dan perkembangannya

Unduh aplikasi kami atau berlangganan saluran Telegram kami untuk pembaruan terkini tentang wabah virus corona: https://cna.asia/telegram

Dipublikasikan Oleh : Togel Singapore