13 kasus COVID-19 baru di Singapura, semuanya diimpor


SINGAPURA: Ada 13 kasus COVID-19 baru di Singapura pada tengah hari pada hari Jumat (26 Februari), kata Kementerian Kesehatan (MOH) dalam pembaruan harian pendahuluannya.

Semua infeksi baru diimpor dan telah diberitahukan ke rumah setelah tiba di Singapura.

Tidak ada infeksi baru yang ditularkan secara lokal di komunitas atau di asrama pekerja asing yang dilaporkan.

Rincian kasus baru akan dirilis pada Jumat malam, kata Depkes.

BACA: Singapura diperkirakan tidak akan keluar dari Fase 3 ‘dalam waktu dekat’: Janil Puthucheary

SINGAPURA TIDAK DIHARAPKAN UNTUK BERGERAK DARI FASE 3 “KAPAN SAJA SEGERA”

Pemerintah tidak mengharapkan Singapura keluar dari fase ketiga pasca-pemutus arus COVID-19 yang dibuka kembali “dalam waktu dekat”, kata Menteri Senior Negara Kesehatan Janil Puthucheary di Parlemen, Kamis.

“Fase 3 adalah normal baru yang akan berlangsung hingga saat ada bukti efektivitas vaksin dalam mencegah wabah di masa depan, sebagian besar populasi divaksinasi, dan seluruh dunia juga mengendalikan virus,” kata Dr. Puthucheary.

Sejak Singapura memasuki Fase 3 pada 28 Desember tahun lalu, telah terjadi peningkatan wabah COVID-19 di banyak negara serta munculnya varian virus yang lebih mudah ditularkan, tambahnya.

Hingga Jumat, Singapura telah melaporkan total 59.913 kasus COVID-19.

TANDA TANDA INI: Cakupan komprehensif kami tentang wabah virus korona dan perkembangannya

Unduh aplikasi kami atau berlangganan saluran Telegram kami untuk pembaruan terkini tentang wabah virus corona: https://cna.asia/telegram

Dipublikasikan Oleh : Togel Singapore