12 kasus COVID-19 baru di Singapura, semuanya diimpor


SINGAPURA: Singapura melaporkan 12 kasus COVID-19 baru, semuanya diimpor, pada siang hari Minggu (21 Maret).

Kasus-kasus yang diimpor ditempatkan dengan pemberitahuan tinggal di rumah atau diisolasi saat mereka tiba di Singapura, kata Kementerian Kesehatan (Depkes) dalam laporan harian pendahuluannya.

Tidak ada kasus baru yang ditularkan secara lokal yang dilaporkan selama sembilan hari berturut-turut.

Rincian kasus baru akan dirilis pada Minggu malam, kata Depkes.

BUBBEL PERJALANAN MUNGKIN

Singapura mengatakan pekan lalu sedang dalam pembicaraan dengan Australia mengenai kemungkinan gelembung perjalanan yang akan memungkinkan penduduk untuk melakukan perjalanan antara kedua negara tanpa harus karantina.

Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung juga dilaporkan mengatakan bahwa Singapura dan Taiwan sedang membicarakan kemungkinan gelembung perjalanan.

Pada hari Sabtu, Menteri Pariwisata Indonesia Sandiaga Uno mengatakan dia telah mengusulkan “koridor perjalanan aman” antara Singapura, Batam dan Bintan Lagoi untuk dimulai pada 21 April.

BACA: Menteri Pariwisata Indonesia mengatakan persiapan bisa dimulai untuk ‘koridor perjalanan aman’ antara Singapura, Batam dan Bintan

BACA: Tanpa turis dari Singapura, resor Bintan menjadi kreatif untuk memenuhi kebutuhan di tengah COVID-19

Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengatakan dalam sebuah wawancara TV baru-baru ini bahwa dia berharap Singapura akan mulai membuka kembali perbatasannya pada akhir tahun karena lebih banyak negara meningkatkan upaya vaksinasi melawan COVID-19.

Hingga Minggu, Singapura telah melaporkan total 60.196 kasus COVID-19 dan 30 kematian akibat penyakit tersebut.

TANDA TANDA INI: Cakupan komprehensif kami tentang wabah virus korona dan perkembangannya

Unduh aplikasi kami atau berlangganan saluran Telegram kami untuk pembaruan terkini tentang wabah virus corona: https://cna.asia/telegram

Dipublikasikan Oleh : Togel Singapore