1 penghuni asrama di antara 4 infeksi COVID-19 baru di Singapura


SINGAPURA: Seorang penghuni asrama termasuk di antara empat kasus COVID-19 baru yang dilaporkan di Singapura pada siang hari Selasa (23 Februari).

Tiga kasus lainnya adalah infeksi impor dan telah diberitahukan ke rumah setelah tiba di Singapura, kata Kementerian Kesehatan (Depkes) dalam laporan harian pendahuluannya.

Tidak ada infeksi baru yang dilaporkan di komunitas.

Rincian kasus baru akan dirilis pada Selasa malam, kata Depkes.

BACA: Suami Awak Kabin SIA Positif COVID-19, Tak Melaporkan Gejala Selama Karantina

MENYATAKAN SETIAP GEJALA COVID-19 SEGERA: MOH

Satu-satunya kasus komunitas hari Senin adalah seorang warga Singapura berusia 43 tahun yang merupakan suami dari kasus sebelumnya, seorang anggota awak kabin Singapura berusia 41 tahun dengan Singapore Airlines.

Dia diidentifikasi sebagai kontak dekat dengan istrinya dan ditempatkan di karantina pada 9 Februari. Hasil swabnya yang diambil pada hari yang sama ternyata negatif untuk COVID-19.

Pria itu mengalami demam dan kehilangan penciuman, selama karantina, tetapi mengobati sendiri dan tidak melaporkan gejalanya, kata Depkes. Dia dites COVID-19 pada 21 Februari sebagai bagian dari protokol Depkes untuk menguji individu selama karantina, dan hasil tesnya positif ..

“Orang-orang yang menjalani karantina atau pemberitahuan tinggal di rumah diminta untuk segera menyatakan gejala apa pun, dan melaporkan status kesehatan mereka ke Depkes setiap hari,” kata Kementerian Kesehatan.

Hingga Selasa, Singapura telah melaporkan total 59.883 kasus COVID-19.

TANDA TANDA INI: Cakupan komprehensif kami tentang wabah virus korona dan perkembangannya

Unduh aplikasi kami atau berlangganan saluran Telegram kami untuk pembaruan terkini tentang wabah virus corona: https://cna.asia/telegram

Dipublikasikan Oleh : Togel Singapore